Informasi Kontes SEO Indonesia

Superterpercaya.com

Pengertian Simbiosis Komensalisme dan Simbiosis Parasitisme

Pengertian Simbiosis Komensalisme

Yang dimaksud dengan ‘Simbiosis Komensalisme’ adalah merupakan salah satu bentuk Simbion yang hanya bekerja secara sepihak saja guna mendapatkan keuntungan sementara yang lainnya tidak diuntungkan sama sekali atau dirugikan.

Simbiosis seperti ini sering terjadi pada sekelompok organisme yang mempunyai ukuran lebih besar dibandingkan dengan organisme lainnya yang memiliki ukuran lebih kecil.

Contohnya adalah antara jenis Ikan Remora dengan Ikan Hiu. Ikan Remora merupakan sekumpulan ikan yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil memiliki kebiasaan menumpang dengan menempel pada Ikan Hiu raksasa.

Dengan cara seperti inilah terjalin hubungan Simbiosis Komensalisme yaitu saat Ikan Hiu hendak memangsa ikan – ikan besar di sekitarnya, maka pastilah ada remah – remahan bekas mangsa Ikan Hiu tersebut di sekitarnya, disinilah sekumpulan Ikan Remora memperoleh jatah makan.

Jika dianalisa, Ikan Hiu tidak dirugikan karena remah – remahan dari ikan yang dimangsa tersebut memang dibuang, begitu juga tidak ada untung rugi Ikan Remora menempel padanya hanya untuk mendapatkan jatah makan dari remah – remahan ikan bekas dimakan Ikan Hiu, tidak ada hal buruk yang dilakukan oleh Ikan Remora terhadap Ikan Hiu.

Pengertian Simbiosis Parasitisme

Yang dimaksud dengan Simbiosis Parasitisme adalah Simbiosis yang terjadi dimana pada satu pihak merasa diuntungkan sedangkan pihak lainnya dirugikan.

Kembali kepada penjelasan kami tersebut di atas, jika Simbiosis Komensalisme terjadi terhadap organisme yang lebih besar kepada organisme yang lebih kecil maka di dalam Simbiosis Parasitisme terjadi dua kali lipat dari Simbiosis Komensalisme.

Contohnya adalah terjadi di dalam tubuh manusia. Dimana di dalam perut kita pastilah ada beberapa ekor Cacing Perut.

Dimana cacing – cacing ini suka menyerap sari makanan yang seharusnya dibutuhkan oleh organ – organ tubuh manusia yang lainnya.

Pada kondisi tertentu kadang – kadang Cacing Perut tersebut memproduksi ‘toksin’ atau racun yang dapat mengganggu saluran pencernaan di dalam perut manusia.

Nah apakah ada keuntungan yang didapat oleh manusia ? Tentu saja tidak ada ! Contoh yang lainnya adalah digigit nyamuk dan darah manusia disedot oleh nyamuk yang memicu manusia terkena sakit demam berdarah.

Demikian ulasan singkat yang bisa kami berikan kepada para pembaca yang baik hati semoga saja bermanfaat !

Updated: Januari 16, 2019 — 4:45 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018