Informasi Kontes SEO Indonesia

Superterpercaya.com

Pengertian Dan Fungsi Hormon Absisat

Pengertian Dan Fungsi Hormon Absisat – Selamat malam , semoga pembaca selalu diberikan kesehatan selalu oleh Tuhan yang maha esa , Pada kesempatan yang bahagia ini penulis akan sedikit megupas tentang pengertian dan fungsi hormon absisat , nah di antara kalian kira kira ada yang tau tidak ? kalo ada yang tau silahkan tulis dikolom komentar.

Hormon absisat atau asam absisat adalah molekul seskuiterpenoid ( memiliki 15 atom karbon ) yang merupakan salah satu hormon pada tumbuhan. Hormon ini dihasilkan oleh tumbuhan secara alami , hormon ini juga dihasilkan oleh alga hijau dan cendawan , hormon ini ditemukan pada tahun 1963 oleh Frederick Addicott.

Baca Juga : Proses Glikolisis Aerobik

Frederick berhasil mengisolasi senyawa abscisin I dan II dari tumbuhan kapas. Senyawa abscisin II kelak disebut asam absisat, disingkat ABA.

Pada saat yang bersamaan dua kelompok peneliti lain yang masing – masing dipimpin oleh Pjilip Wareing dan Van Steveninck juga melakukan penelitian pada hormon tersebut.

Pengertian sudah penemu sudah lantas fungsi hormon absisat untuk tumbuhan apa ?

kita tau bahwasannya setiap hormon memiliki fungsi yang berbeda beda jika hormon brassinosteroids salah satu fungsinya untuk memanjangkan sebuah tunas, menjaga masuk nya sebuah cahaya sehingga terjadi sebuah fotosintesis, makan hormon absisat/asam absisat ini berperan penting untuk pemulaian(inisiasi) dormansi biji dalam keadaan dorman atau ‘istirahat’, tidak terjadi pertumbuhan dan aktivitas fisiologis berhenti sementara, proses dormansi biji ini sangat penting untuk menjaga agar biji tidak berkecambah sebelum waktu yang tidak dikehendaki.

Hal ini terutama sangat dibutuhkan pada tumbuhan tahunan dan tumbuhan dwimusim yang bijinya memerlukan cadangan makanan di musim dingin atau musim panas yang panjang.

Tumbuhan menghasilkan hormon abisisat/asam absisat untuk maturasi biji dan menjaga biji agar berkecambah dimusim yang diinginkan. Hormon absisat / Asam absisat juga sangat penting untuk menghadapi cekaman lingkungan , seperti kekeringan. Hormon ini merangsang penutupan stomata pada epidermis daun dengan menurunkan tekanan osmotik dalam sel dan menyebabkan turgor sel . Akibatnya, kehilangan cairan tanaman yang disebabkan oleh transpirasi melalui stomata dapat di cegah. Hormon Absisat juga mencegah kehilangan air dari tubuh tumbuhan dengan membentuk lapisan epikutikula atau lapisan lilin, selain itu juga hormon absisat juga dapat menstimulasi pengambilan air melalui akar.

Selalin untuk menghadapi kekeringan hormon absisat juga berfungsi dalam menghadapi lingkungan dengan suhu rendah dan kadar garam atau salinitas yang tinggi , dalam menghadapi musim yang dingin hormon absisat akan menghentikan pertumbuhan primer dan sekunder hormon yang dihasilkan pada tunas terminal ini akan memperlambat pertumbuhan dan memicu perkembangan primordia daun menjadi sisik yang berfungsi melindungi tunas dorman selama musim dingin , hormon absisat juga akan menghambat pembelahan sel kambium pembuluh .

Dan itulah sedikit pengertian dan fungsi hormon absisat , semoga apa yang saya tulis kali ini bisa bermanfaat bagi kalian semua yang membaca , jangan lupa untuk saling bertukar pikiran di kolom komentar karena penulis hanyalah orang biasa yang tidak luput dari sebuah kesalahan , TerimaKasih.

Baca Juga : Cara Membedakan Ikan Lele Betina dan Jantan

Updated: Februari 14, 2019 — 1:42 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018