Informasi Kontes SEO Indonesia

Superterpercaya.com

Objek Wisata Alam Di Desa Munduk Banjar, Buleleng Yang Cantik

Objek Wisata Alam Di Desa Munduk Banjar, Buleleng Yang Cantik – Rute guna menuju ke desa wisata Munduk ini cukup mudah dilakukan oleh pelancong yang baru pertama kali liburan ke tempat ini, ikuti jalur Denpasar – Singaraja melalui Bedugul, setelah anda tiba di daerah puncak (adalah lokasi dimana terdapat sekawanan monyet Bali dan tempat istirahat sementara yang nyaman untuk santap makan siang dengan menu seadanya seperti mampir ke penjual sate, bakso, dan pedagang buah strawberry dan buah – buahan khas Pulau Dewata yang lainnya) anda akan tiba di pertigaan (depan pos polisi).

Di pertigaan tersebut, cari plang penunjuk jalan ke arah kiri menuju Desa Asah Gobleg lalu lurus menuju Kota Singaraja, (ke kiri jika anda datang dari Kota Denpasar).

Baca Juga : Bagian Bagian Mulut

Lokasi tepatnya adalah Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, sekitar 72 Km dari pusat Kota Denpasar melalui Jalan Raya Denpasar – Singaraja (sekitar 2 jam 4 menit), berjarak 83 Km dari Bandara Ngurah Rai Denpasar melalui Jalan Denpasar – Singaraja (2 jam 30 menit) jika tidak ada kendala.Obejk wisata berupa desa adat dan wisata ini merupakan salah satu tempat wisata yang wajib untuk anda kunjungi karena memiliki pesona keindahan alam yang tidak ada bandingnya.

Penduduk lokal dikenal sangat ramah – tamah terhadap wisatawan lokal dan turis asing. Suasana desa mampu memberikan ketenangan dengan latarbelakang pemandangan sekelilingnya terlihat asri serta dalam balutan hawa sejuk daerah pegunungan. Desa ini berlokasi pada ketinggian sekitar 800 mdpl, sehingga suhu udara berkisar antara 20 – 25 °C, tergolong sejuk – sejuk dingin. Anda bisa merasakan alam pedesaan yang berudara bebas dari polusi sehingga kesegaran jasmani dan rohani bisa anda rasakan ketika seharian beraktifitas.

Yang unik adalah perkebunan penduduk yang terdiri dari kebun buah – buahan seperti kebun pepaya, jambu biji kristal, juga kebun bunga khas Pulau Dewata yang dimanfaatkan untuk media persembahyangan umat Hindu di Bali, kebun pandan wangi, serta kebun dalam skala besar untuk bisnis UKM seperti kopi, cengkeh serta kebun kakao dalam latarbelakang suasana lembah nan subur serta perbukitan selalu tampak menghijau dengan beragam tanaman perdu di dalamnya.

Desa Munduk oleh turis asing kerap dijuluki dengan nama “ Desa Atas Awan di Pulau Bali ” karena memiliki udara khas pedesaan yang sejuk dan segar, berlokasi di ketinggian sekitar 900 mdpl, menjadikan Desa Munduk ini terkenal sebagai daerah yang memiliki tanah sangat subur. Menjadi daya tarik utama untuk memikat para pelancong berkunjung ke sini, melihat luasnya perkebunan sayur dan buah – buahan, pembibitan tanaman hias seperti bunga anggrek, mawar dan lidah buaya, perkebunan kopi, teh dan cengkeh sudah mampu menarik minat para wisatawan untuk berlibur kesini.

Disarankan untuk berkunjung kesini ketika sedang musim buah – buahan, anda bisa keliling kebun warga, mulai dari melihat kebun kopi, teh dan cengkeh khas perkebunan pegunungan, menikmati udara nan sejuk pada beberapa kafe yang menyediakan gazebo – gazebo mini untuk beristirahat sambli minum secangkir kopi Bali dan sepiring pisang atau tape goreng, menjadikan anda betah berlama – lama di sini, apalagi ketika sedang musim panen kopi, anda bisa bergabung dengan petani warga setempat untuk memetik biji – biji kopi, merendamnya dalam sebuah koli plastik untuk difermentasi, lalu menjemur, dan menggorengnya. Atau melihat kebun jambu biji mutiara sedang berbuah sangat lebat pada sebatang pohonnya yang tidak terlalu tinggi, sebiji buah jambu ini berukuran super jumbo, berasa renyah, manis dan berair serta memiliki biji yang jarang bahkan hampir tidak ada.

Jika anda berkunjung pada waktu pagi hari, bisa berkunjung ke kompleks penggorengan kopi di sebuah rumah bambu sederhana di area Taman Puri sekaligus bisa membeli souvenir dari kopi, ada serbuk kopi Bali dalam kemasan plastik dengan varian ukuran yang berbeda – beda sesuai dengan kebutuhan anda, atau aneka camilan ringan dan minuman yang terbuat dari bahan campuran serbuk kopi.

Rata – rata perkebunan di desa ini memiliki luas sekitar 1.000 hektar, sama dengan luas hutan liar di sekitarnya yang selalu menghijau di sepanjang tahun, tempat bersarangnya burung – burung hutan yang berbulu cantik.

Sekarang ini di Desa Munduk sudah mulai banyak dibangun penginapan seperti cottage, pondok dan homestay serta vila – vila mewah bergaya Eropa yang bisa anda sewa beberapa malam untuk beristirahat, dimana pada waktu pagi hari anda bisa berkeliling kebun buah – buahan terutama ke kebun buah durian untuk mencari beberapa biji buah durian matang yang jatuh kemarin malam lalu dikumpulkan oleh warga penunggu kebun untuk dijual kepada wisatawan yang berminat, terdapat juga sebuah air terjun tak jauh dari pinggir desa yang tak kalah cantik memiliki pemandangan alam dibandingkan dengan air terjun di daerah lainnya.

Air terjun ini bernama Air Terjun Melanting, perjalanan ke sana menempuh jarak beberapa meter saja dengan melewati perkebunan warga, memiliki ketinggian sekitar 200 meter dengan debit air yang cukup deras, cocok untuk bersantai dan berenang di sungai sekitarnya yang berair jernih serta tidak terlalu dalam bagi anak – anak.

Hari selanjutnya anda bisa jalan – jalan menuju ke Danau Tamblingan tak jauh dari pinggir desa, merupakan salah satu danau terluas di Pulau Bali yang mampu menawarkan pemandangan secantik Air Terjun Melanting, dimana di sekitar danau terdapat beberapa pura tempat umat Hindu se-Bali melakukan acara persembahyangan.

Acara terakhir anda bisa dilalui dengan berburu souvenir khas Desa Munduk yang terkenal sebagai desa pembuat tire dan kdape.

Tire adalah sejenis kain yang berfungsi sebagai hiasan upacara pernikahan untuk semua suku di Indonesia, sehelai memiliki panjang sekitar 4 meter, berisi gambar wayang khas Bali, bunga rambat di hutan – hutan liar, dan pepohonan perdu khas Bali lainnya. Sebagian gambar disulam, sebagian lagi dibentuk dari semacam manik dan batu mulia, hiasan berupa prada yang ditempelkan dengan jahitan benang senada dengan warna kain.

Sedangkan Kdape merupakan kain yang berfungsi sama terbuat dari kain jenis beludru dan gambar serupa yang ditempel tidak disulam, tapi dilem dan dijahit biasa. Dalam ruang pengantin di desa ini, tire diletakkan dibagian atas dinding, sedang kdape di bawahnya.

Baca Juga :

Tips saat berlibur de Desa Munduk adalah hindari membuang sampah sembarangan di sembarang tempat dalam area desa wisata dan selalu taati aturan terutama yang erat kaitannya dengan adat dan agama. Disarankan untuk menggunakan motor atau sepeda daripada mobil karena akan melalui jalan yang menanjak dan berkelok – kelok khas pegunungan.

Updated: November 26, 2018 — 5:25 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018