Informasi Kontes SEO Indonesia

Superterpercaya.com

Mengenal Capers, Bumbu Masak Khas Koki Mediterania

Mengenal Capers, Bumbu Masak Khas Koki Mediterania – Banyak resep yang saat ini beredar di Indonesia dari negeri barat yang menggunakan capers untuk memperlezat masakannya.

Bagi orang awam, apakah yang dimaksud dengan capers yang banyak digunakan di dalam resep masakan barat saat ini ? Capers adalah bakal bunga dari tumbuhan yang bernama Capparis Spinosa yang berasal dari Mediterania.

Baca Juga : Optimasi On Page

Bentuknya kuncup kecil dengan warna kehijauan serta mempunyai kelopak yang lembut.

Biasa diawetkan dengan cara diacar (diberi garam dan dimasukkan dalam larutan cuka lalu diberi bubuk cabai). Cita rasanya asam mirip dengan asamnya sari jeruk lemon, biasa dimanfaatkan untuk campuran saus atau pelengkap hidangan seafood.

Biasa dijual dalam kemasan cantik pada botol – botol kaca drinking jar di supermarket – supermarket besar. Jika sulit menemukannya, ganti dengan acar buah zaitun hijau.

Capers dari kuncup bunga semak caper (caper bush) memiliki diameter kuncup adalah sekitar 1 cm.

Tumbuh subur hanya di Eropa Selatan dan Afrika Utara dengan rasa asli yang agak kecut dan segar, banyak mengandung kalori untuk kesehatan tubuh seorang wanita yang sedang menjalani program diet, membuat produk ini populer tidak hanya dikalangan wanita saja tetapi juga untuk pria dan sudah dikenal sejak lebih dari 2.000 tahun yang lalu, dan mungkin sebelumnya.

Mereka mulai menggunakan caper dengan mencampur terhadap beberapa jenis makanan Yunani atau Pulau Siprus (Kipros), negara – negara Mediterania lainnya seperti Turki, Yunani, Spanyol, dan pulau – pulau milik Italia.

Capers bagus dimanfaatkan sebagai tanaman hias yang sudah berkembang selama berabad – abad di alam liar negara – negara penghasilnya lalu membudidayakan tanaman ini hingga ke mancanegara misalnya di Armenia dan Georgia.

Sifat Dan Kalori Yang Terkandung Dalam Caper

Manfaatkanlah caper untuk mencampur masakan sehingga mampu meningkatkan selera makan anda, dimana di Eropa lebih banyak diaplikasikan terhadap masakan tradisional masyarakat Eropa Selatan, dan telah dimanfaatkan sejak dulu dan banyak yang suka.

Seiring dengan caper mulai dikenal di seluruh dunia, banyak manfaat terkandung di dalamnya yang tak ternilai sangat berharga bagi penikmatnya yang kadang – kadang berguna buat penyembuhan beberapa jenis penyakit seperti adalah :

  1. Analgesik
  2. Antiseptik
  3. Binder
  4. Anti – inflamasi
  5. diuretik.

Gunakan caper dengan komposisi tepat sehingga menghasilkan manfaat yang berguna dimana tidak hanya terhadap kuncupnya saja yang berkhasiat juga tunas dari tanaman ini banyak mengandung unsur – unsur berikut : fiber, protein dan lemak. Biji bunga mengandung minyak sekitar 36%. Vitamin dalam komposisi kuncup caper adalah sebagai berikut :

  • Vitamin A
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B4
  • Vitamin B5
  • Vitamin B6
  • Vitamin C
  • Vitamin E
  • Vitamin K

Selain itu, penggunaan caper yang tepat dalam sepiring sajian akan melengkapi elemen di dalamnya seperti :

  • Sodium
  • Kalium
  • Iron
  • Magnesium
  • Zinc
  • Tembaga
  • Selenium
  • Fosfor
  • Mangan
  • Kalsium.

Sejak zaman kuno, tanaman ini dimanfaatkan untuk penyembuhan luka, pembebasan dari sakit gigi, jantung dan sakit kepala.

Untuk melakukan hal ini, siapkan kaldu seperti biasa dari daging sapi, ayam atau ikan laut yang diberi campuran pelezat berupa caper (bunga, buah, biji, akar, ataupun daun dan tunas muda). Gunakan caper yang berfungsi untuk memperkuat anti inflamasi dan analgesik efek yang bermanfaat untuk memerangi berbagai penyakit di atas.

Dengan demikian, penggunaan secara rutin bahan pelezat caper dalam makanan yang sedang anda olah akan membantu mengurangi rasa nyeri terutama karena sakit rematik dan penyakit lain seperti meteriozm, penyakit kelenjar tiroid, sakit gigi (penyakit pada gigi dan gusi), atau jantung. Pemanfaatan secara tradisional menggunakan caper segar sangat mendukung penyembuhan penyakit untuk jangka waktu yang lama dan sangat aktif menjaga kebugaran tubuh selanjutnya.

Dengan demikian, semua bagian dari tanaman ini bermanfaat sebagai penyembuh untuk menangani penyakit lain seperti : hipertensi, kudis, penyakit kuning, neurosis dan brucellosis.

Bagi orang Arab suka melakukan terapi penyembuhan kuno dan tradisional terhadap dnafsu makan pada anak – anak dengan menggunakan akar caper dan tunas muda yang diolah menjadi makanan teman menyantap nasi bersama dengan daging sapi atau ayam dan domba.

Dalam Memasak Disarankan Menggunakan Kuncup Dan Tunas Muda Tanaman

Seperti diulas di atas, kuntum caper banyak diolah menjadi acar yang dicampur dengan cuka dan garam, sedangkan buahnya yang matang juga bermanfaat untuk mencampur salad, ibu – ibu rumah tangga suka mengumpulkan tunas muda semak caper yang berguna sebagai sayur pelengkap sajian daging berupa BBQ, atau mengasinkan buah dan kuntumnya yang masih muda seperti manisan buah di Indonesia, rasanya enak karena minyak mustard yang berasal dari kuntum bunga dalam proses pengasinan dengan campuran cuka tersebut.

Rasa unik tercipta karena mendapat campuran bumbu lainnya dan dapat dikonsumsi mentah yang berasa seperti acar.

Capers wajib ada terhadap masakan berbagai negara khas koki resto – resto Mediterania.

Rasanya tajam, ada asin, asam, pedas dan segar menghiasi berbagai saos salad, toping pizza, saus BBQ, daging / ikan laut panggang dan masakan lainnya yang rendah kalori dan yang paling populer adalah saus tartare dicampur dengan gurihnya rasa buah zaitun.

Selanjutnya, melongok ke dapur Yunani, misalnya, memanfaatkan buah dan bunga sebagai garnis dalam komposisi salad dan hidangan dari ikan laut yang diberi taburan daun kering semak capers yang sering juga digunakan dalam memperkeras pembuatan keju untuk proses fermentasi yang sempurna.

Semoga bermanfaat !

Baca Juga : Penipuan Pinjaman Online

Updated: Januari 19, 2019 — 4:45 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018