Informasi Kontes SEO Indonesia

Superterpercaya.com

Ciri Kambing dan Domba yang Sedang Bunting

Ciri Kambing dan Domba yang Sedang Bunting – Pemeriksaan kebuntingan pada hewan ternak adalah salah satu metode yang banyak dilakukan oleh peternak untuk mengetahui bunting atau tidaknya seekor kambing atau Domba.

Sebetulnya ada banyak alat yang bisa digunakan untuk mendeteksi hal tersebut. Namun, karena biayanya yang cukup mahal, biasanya para peternak lebih memilih metode pemeriksaan fisik pada hewan ternaknya untuk mendeteksi kebuntingan.

Biasanya ciri kambing bunting yaitu sebagai berikut:

Ciri-ciri Kambing Sedang Bunting

Pada awal kehamilannya, biasanya seekor kambing akan menunjukan tanda-tanda bahwa ia sedang mengandung.

Secara fisik, tanda-tanda kehamilan akan terlihat jelas. Namun, perlu pengalaman yang cukup banyak untuk melihat tanda-tanda tersebut. Berikut ini adalah ciri-ciri kambing yang sedang bunting atau hamil :

  • Kambing tidak akan mengalami birahi kembali;
  • Perut bagian kanan akan membesar dan ternak akan menggesekkan perutnya ke kandang;
  • Ambing mulai membesar
  • Ternak akan terlihat tenang, suka menyendiri dan tidak berkelompok
  • Bulu akan terlihat mengkilap, bersih dan bercahaya;
  • Menjelang kelahiran, ternak akan mengelurakan air susu.

Ciri-ciri Domba Sedang Bunting

Adapun ciri-ciri yang dimiliki oleh domba yang sedang bunting tidak jauh berbeda dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh kambing. Agar lebih jelas, berikut adalah ciri-ciri domba yang sedang bunting :

  • Birahi berikutnya tidak muncul lagi;
  • Nafsu makan domba meningkat, bobot badan bertambah dan menjadi gemuk;
  • Perilaku ternak lebih tenang, tidak ingin mendekati atau didekati oleh pejantan;
  • Pada pertengahan masa kehamilan, perut bagian kanan akan tampak membesar;
  • Untuk domba yang baru pertama kali bunting, pertumbuhan ambingnya tampaknyata

Jika dengan melihat bentuk fisik belum juga meyakinkan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kehamilan pada domba atau kambing. Berikut adalah caranya:

  1. Melakukan perabaan pada perut bagian kanan, untuk merasakan gerak anakan yang terdapat di dalam. Cara yang dilakukan biasanya adalah dengan cara menempelkan telapak tangan pada bagian perut ternak sebelah kanan.
  2. Mendengarkan denyut jantung. Cara yang kedua ini biasanya dilakukan dengan alat bantu berupa stetoskop yang ditempelkan pada bagian kanan perut ternak. Denyut jantung ini akan terdengar jelas sesuai dengan perkembangannya.
  3. Memperhatikan pertumbuhan ambing secara rutin. Biasanya bagian ambing ternak akan mengalami pembesaran dan mulai turun atau mengendur. Hal ini disebabkan karena ambing memproduksi dan menyimpan air susu di dalamnya.
Updated: Januari 12, 2019 — 6:56 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018