Informasi Kontes SEO Indonesia

Superterpercaya.com

Cara Budidaya Kacang Panjang

Cara Budidaya Tanaman Kacang Panjang – Dalam  dunia pertanian, budi daya adalah kegiatan terencana pemeliharaan sumber daya hayati yang dilakukan pada suatu areal lahan untuk diambil manfaat/hasil panennya. Kegiatan budi daya dapat dianggap sebagai inti dari usaha tani. Dan untuk kali ini kita akan membahas cara budidaya kacang panjang.

Siapa sih yang gak kenal kacang panjang, mungkin salah satu sayuran yang kita kosumsi sehari-hari. Kacang panjang tumbuh dengan cara memanjat atau melilit. Bagian yang dijadikan sayur atau lalapan adalah buah yang masih muda dan serat-seratnya masih lunak, kacang panjang ini mudah didapati di kawasan panas di Asia. Daunnya disebut dengan lembayung dan dapat dijadikan sayuran hijau.

Budidaya kancang panjang bukanlah hal susah karena bisa tumbuh diberbagai kondisi tanah. Dataran tinggi maupun rendah, untuk dataran tinggi maksimal 800 dari permukaan laut.

Tapi jika ingin hasil yang optimal harus haruslah memilih tanah sesuai kebutuhan tanaman. kacang panjang akan tumbuh dengan baik bila ditanam di daerah yang mempunyai suhu 15-24 derajat Celcius dan mempunyai curah hujan sekitar 600 sampai 1500 mm per tahun. Untuk batas suhu minimumnya adalah 10 derajat Celcius sedangkan batas suhu maksimalnya35 derajat Celcius. Dan kacang panjang bisa tumbuh di setiap musim.

Langkah-langkah Budidaya Kacang Panjang

1, Memilih Benih

Langkah pertama adalah memilih benih, dan tentunya pilihlah benih yang berkhawalitas. Anda bisa membeli bibitnya di toko pertanian atau bisa dari pembibitan sendiri.

Beli di toko, cara memilih bibit unggulnya

  • Pilihlah kemasan yang masih segelan serta masih menarik, pilihlah yang tidak expired.
  • Dikemasan bibit pilihlah yang yang bertulisan “bibit terverifikasi oleh badan terkait.
  • Bobot bibit ungulan jika dibawa menggunakan tangan akan terasa berat.
  • Dan jika seumpa bibit bisa terlihat diluar kemasan pilihlah yang gemuk-gemuk.

Memilih dari pembibitan sendiri

  • Bibit kacang harus berasal dari induk yang memiliki riwayat yang baik, yang produktif dan jarang atau bahkan tidak pernah terkena penyakit.
  • Jika direndam dia air tidak mengapung, jika ditekan dengan tangan tidak mudah pecah.
  • Bibit mempunyai warna yang tegas, tidak mengkerut, tidak lubang-lubang.

2, Pengolahan Lahan.

Setelah Anda menemukan tanah yang pas untuk menanam, maka saatnya mengolah tanah itu. Pengolahan bisa dilakukan dengan berbagai cara, mencangkul, menggemburkan, membajak.

  • Lakukan penggemburan
  • Kedalam berkisar 40cm
  • Setelah digemburkan diamkan 4-5 hari, biar tanah adaptasi.
  • Setelah itu buat bendengan
  • Lalu berikan pupuk dasar.

3, Tahap penanaman

Setelah tahap pengolahan lahan sudah selesai maka saatnya penanaman benih. Adapun penanaman yang baik adalah diakhir musim hujan, karna jika musim hujan maka benih akan banyak yang busuk. Dan jika menanam di musim kemarau Anda harus siap banyak air. Cara menanam adalah sebaga berikut:

  • Buatlah lubang untuk ditanami benih 30×60. Jangan terlalu rapat karena itu akan mempengaruhi menjadi tidak bagus, begitu pula sebaliknya.
  • Setelah dibuat lubang masukkan benih 2-3. Setelah itu tutup lagi dengan tanah tipis biar benih bisa tumuh dengan mudah.

4, Tahap Perawatan

Setelah proses penanaman selesai, sambil menunggu benih tumbuh sebaiknya disiapkan alat perambat untuk melilit merambat tanaman kacang panjang.

  • Penyiraman harus dilakukan rutin, tiap pagi dan sore apalagi jika kemarau.
  • Rajin melakukan penyiangan agar gulma atau rumput liar tidak menggangu pertumbuhan kacang panjang.
  • Pemupukan merupakan makanan dari setiap tanaman termasuk kacang panjang. Proses pemupukan harus dilakukan setelah usia tanaman 15-20 hari, walupun pertama-tama Anda sudah berikan pupuk dasar.
  • Penanggulangan hama dan penyakit. Anda harus semua hama dan penyakit agar tidak mengganggu pertumbuhan kacang panjang. Biasanya hama yang sering mengganggu: kepik daun, kutu hitam dan putih, ulat grayak, penggerek polong, dan lainnya.

5, Panen

Setelah tanaman berusia 40-45hari berarti waktunya panen. Dan cirinya sebagai berikut:

  • Kacang panjang sudah memanjang
  • Kacang panjang sudah padat dan keras
  • Kacang panjang sudah sangat hijau tua.

Itulah beberapa cara mem budidaya tanaman kacang panjang, semoga bermanfaat.

Updated: Februari 4, 2019 — 4:23 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Kontes SEO Indonesia © 2018